Kuliner Enak Super Murah Di Sekitar Stasiun Kiaracondong, Bandung

14 komentar

Musuh utama kalau lagi pulang kerja naik transportasi umum selain macet adalah lapar. Apalagi kalau kita punya penyakit maag, asam lambung, dan kawan-kawannya. Ditambah lagi kalau suami/pasangan/keluarga selalu nelpon atau nge-WA: “makan apa?” “beli apa buat makan?” “harus makan ya” dan sejenisnya. Kalau udah kayak gitu, siapa sih yang nggak termotivasi buat jelalatan nyari makanan di sepanjang jalan. Haha.

Sejak saya kenal dengan kereta, urusan nyari makan atau sekedar cemilan untuk di perjalanan jadi jauh lebih mudah dibandingkan ketika saya masih naik turun angkot. Stasiun yang selalu saya datangi ini letaknya sangat dekat dengan pasar tradisional dengan nama sama: kiaracondong. Karena itu, makanan segala rupa pasti berlimpah di sepanjang jalan menuju stasiun. Bahkan di dalam stasiunnya juga banyak venue makanan: roti M*ryam, Ro*i O, sampai Indomar*t Point.

Tapi karena saya ingin memajukan perekonomian rakyat, jadi saya lebih suka nyari makanan di pinggir jalan. Ini nih kuliner rakyat yang enak super murah di sekitar Stasiun Kiaracondong, Bandung:
penampakan pedagang kaki lima di sekitar stasiun kircon

Gorengan Gopek-an
Iya, masih ada gorengan yang harganya gopek a.k.a Rp 500,-. Gorengannya segala ada. Pisang goring, bala-bala, gehu, segalanya. Cek deh di pinggir jalan, ciri2nya tempat jualannya bisa digendong. Kalau gorengan di gerobak harganya Rp 2000/3 pcs. *expert gini si saya :p

Baso Tahu Dan Batagor Bandung
Yaiyalah, namanya juga di Bandung, ya namanya Batagor Bandung :p. Ini juga enak lho. Harganya seporsi Rp 5.000,- aja. Nggak ada apa-apanya dibandingkan dengan harga segelas Chatim* di mall :p. Cocok buat yang udah kelaparan dan pengen yang ada pedes-pedesnya.

mamang batagor
Gendis Serabi
Ini adalah highlight dari tulisan saya. Serabi ini super duper murah dan rasanya nggak kalah sama Serabi NH* yang mahal dan populer itu. Harga serabi berkisar antara Rp 1.000 - Rp 3.500 saja. Favorit saya tentu saja adalah serabi oncom yang harganya Rp 1.500.
Adonan serabinya lembut banget dan rasa oncomnya nggak ada bau aneh. Pedes dari tumis oncomnya juga pas. Tetap cocok buat yang nggak begitu suka pedes.
Penampakan warung serabi murah
yang kiri serabi oncom+telur, yang kanan itu tumpukan serabi oncom dan polos
Suami saya bahkan selalu nitip buat dibeliin serabi ini kalau saya pulang via kereta gara2 sebelumnya saya pernah sengaja ngasih foto serabi ke whatsappnya :D. Biasanya serabi yang saya bawakan ini akan dilahab habis besok paginya, atau kalau suami saya kelaparan sepulangnya dari ngaji tengah malam, hehe. Perbedaan antara serabi goceng dengan serabi yang ngehits (dan mahal) di kawula muda itu menurut saya hanyalah di mayonnaise dan saos sambal aja. Selebihnya samaaa.

Oya, yang saya tulis khusus yang udah saya cobain ya. Kalau yang belum mah masih banyak banget: martabak, mi ayam, mi kocok, cilok, bakso, sampai warteg juga ada di sana.
Nggak percaya, cobain aja sendiri :p
susie ncuss
a Devoted Wife who is addicted to Traveling, Food, and Good Movies.
Contact
email: emailnyancuss@gmail.com
click http://bit.ly/travelndate to chat me via whatsapp 

Related Posts

14 komentar

  1. Balasan
    1. hehe... iyaaa.. mana murah lagi.
      saya pasti beli terus kalau lagi pulang pake kereta :D

      Hapus
  2. Saya ngidam Surabi oncom, sangat. Duhhh makasih infonya Teh^^ kapan2 coba ah kalo ke Kircon hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. siipp...
      insyaAllah nggak bakalan nyesel deh kalau beli di kircon, teh.
      murah pulak kan... :D

      Hapus
  3. Waah, kapan-kapan harus kw Kircon ini mah. Biasanya hanya lewat kalau lagi naik kereta ke Cicalengka :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. tinggalnya di cicalengka, teh? :D
      iya, teh. kudu coba serabi 1.500-an di sana. haha

      Hapus
  4. Gorengan gopek-an udah susah nemu. Yang ada 2.000an dapat 3. Itu juga kecil-kecil. Beuh mana ini lagi hujan, bawaannya jadi laper.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya... yang sering nemu cuman tahu bulat digoreng dadakan tea :)).
      umm... musim hujan memang nggak cocok buat diet ya teh. hehe #Liriktimbangan

      Hapus
  5. Murah-murah jajanannya. Bisa sambil ngemil di jalan ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, teh.
      alhamdulillah ya... berkat jajanan murah kita nggak bangkrut kalau lagi naik transportasi umum :D

      Hapus
  6. Hehe...surabi itu makanan legendaris dari sy kecil sd skg terus ada ya...:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya baru kenalan sama surabi waktu tinggal di Bandung, teh.
      dan langsung jadi salah satu jajanan favorit =))

      Hapus

Posting Komentar

Follow by Email