Situs Cagar Budaya Loru, Sigi, Sulawesi Tengah

by - 9:30 AM

Akhir tahun 2019. Kami menuju bagian timur Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah sejak pagi yaitu Desa Loru. Setelah menyelesaikan sebagian pekerjaan, kami memutuskan untuk mencari lokasi beristirahat dan makan siang. Saat itulah kami memutuskan untuk mengunjungi Situs Cagar Budaya Loru yang kebetulan sudah kami lewati sebelumnya.




Situs Cagar Budaya ini nampak sangat sepi saat itu. Setelah memarkir mobil di bagian luar, saya langsung dapat melihat keseluruhan situs budaya ini. Bangunan berukuran besar yang berasal dari kayu menjadi point interest utama di lokasi tersebut. Saya kurang paham bangunan tersebut namanya apa, fungsinya apa, dan lain-lain karena tidak ada informasi yang saya dapatkan di sana. Yang bisa saya deskripsikan adalah hal-hal yang secara fisik dapat saya lihat.
bangunan paling mencolok di sini

Jadi bangunan ini memiliki model panggung dan berukuran sangat besar. Bagian bawah (kolong bangunan) kira-kira setinggi 1 meter. Menuju ruangan, kita harus menaiki anak tangga yang sudah disediakan. Ruangan utama kira-kira berukuran 9x9 meter persegi. Di bagian pinggir kanan, kiri dan bagian depan (saat kita selesai menaiki tangga), ruangan ini memiliki bagian yang lebih tinggi dibanding di bagian tengah. Sepertinya ruangan ini adalah tempat untuk pertemuan warga atau pemuka adat.
bagian dalam ruangan difoto di tengah-tengah





Setelah kami istirahat dan makan di aula tersebut, kami melihat-lihat sebentar situs budaya sebelum bersiap pergi dan bekerja lagi.

Berdasarkan informasi yang saya dapatkan dari internet (yang sangat minim), situs cagar budaya Loru ini adalah situs lumpang batu peninggalan Zaman Megalitikum. Ternyata Kabupaten Sigi merupakan salah satu daerah penyebaran benda peninggalan zaman megalitikum di Indonesia yang berusia lebih dari 2000 tahun. Lumpang batu atau batu lesung atau Vatu nonju, di zaman dulu digunakan untuk menumbuk batu kecil, saat mencari emas.  

batu lesung, lumpang batu atau vatu nonju

lumpang batu dan pohon
Menurut saya yang bukan ahli sejarah dan tidak punya basic knowledge yang cukup tentang sejarah, Situs Cagar Budaya Loru ini harus dibenahi agar dapat menarik wisatawan lebih banyak. Kenapa? Karena menurut saya objek wisata ini memiliki banyak potensi dan cukup menarik untuk dikunjungi bagi para pecinta sejarah. Hal sederhana yang bisa dilakukan adalah pembuatan papan informasi di setiap objek wisata di dalam situs cagar budaya tersebut. Papan informasi tersebut minimal memuat info nama objek, fungsi, nilai sejarah objek tersebut.


Begitu aja perjalanan singkat saya di Situs Cagar Budaya Loru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Semoga pemerintahan setempat bisa lebih baik lagi dalam perawatan situs budayanya ya... aamiin.

You May Also Like

0 comments

InsyaAllah saya selalu berkunjung ke blog para pengunjung yang sudah meninggalkan komentar di blog saya. Tapi tolong jangan sebar link hidup di komentar ya karena auto click spam ^^

Follow me on Instagram: @susiencuss_