Semua Hal Tentang Muamalat DIN (Digital Islamic Network)

31 komentar
Bismillahirrahmaanirrahiim
Hai semuanya, kali ini saya akan berbagi mengenai aplikasi perbankan bernama Muamalat DIN. Saya akan membahas semua hal dari cara mendaftar Muamalat DIN, fitur apa saja di aplikasi ini dan apa yang harus dilakukan ketika kita ganti handphone dan gak bisa log in atau ketika akun kita terblokir.


muamalat din mobile banking

Artikel ini sengaja saya buat untuk sesama pengguna Bank Muamalat. Karena selama lebih dari 5 tahun jadi nasabah bank syariah pertama di Indonesia ini, ada cukup banyak informasi yang rada susah didapatkan secara daring (online). Apalagi untuk aplikasi Muamalat DIN ini yang usianya terbilang baru di jagad mobile banking.

Apa Itu Muamalat DIN?

Muamalat DIN adalah mobile banking terbaru yang diluncurkan oleh Bank Muamalat pada tanggal 14 November 2019. Muamalat DIN hadir menggantikan pendahulunya yang bernama Muamalat Mobile Banking. Dari segi nama, aplikasi ini jadi lebih kekinian dan nggak apa adanya :D.

Saya sendiri sudah langsung menginstall Muamalat DIN di hape saya yang tipe REDMI 4X (versi murahnya XIAOMI, hahahaha) ketika mendapatkan notifikasi di aplikasi mobile banking yang sudah menemani saya 5 tahun ke belakang. Maklum, saya mah orangnya memang gercep alias gerak cepat kalau ada hal-hal update kayak gini. Bahkan saya adalah satu dari beberapa orang di kantor saya pertama kali tau soal FLIP (aplikasi transfer antar bank yang menihilkan biaya transfer itu lho). Saya merasa sangat excited ketika ada notif tersebut karena jujur saja, tampilan mobile banking muamalat sebelumnya nampak sangat monoton dan bikin bosan.

CARA MENDAFTAR MUAMALAT DIN

Caranya gampang saja buat saya karena sebelumnya saya sudah lama sekali jadi user Muamalat Mobile Banking. Untuk pelanggan lama seperti saya, saya tinggal registrasi ulang aja.

Setelah berhasil menginstall Muamalat DIN, akan ada pilihan log in atau register. Tentu saja klik register ya. Setelah itu kita akan diminta mengisi data sebagai berikut:

  • Nomor Rekening
  • Nomor Handphone yang sudah terdaftar di muamalat (nomor hape saya sudah terdaftar sebelumnya)
  • PIN Kartu ATM
setelah menuliskan kode captcha, kita akan diminta mengisi identitas lain.
Isiannya gampang kok, kita gak perlu google untuk memastikan yang harus kita isi. Segampang itu deh pokoknya.

Yang harus diperhatikan di step ini adalah nomor handphone yang terdaftar tersebut harus ada di device di mana kita menginstall aplikasi Muamalat DIN. Kenapa? karena di step terakhir registrasi Muamalat DIN akan mengirim kode OTP ke nomor handphone tsb. Dan... di step ini kita TIDAK BISA INPUT MANUAL KODE OTPnya. Mungkin untuk beberapa orang hal ini merepotkan, entah karena memang nomornya ada di hp yang lain atau karena alasan lain. Tapi di sisi lain, Muamalat DIN ini memperhatikan security dengan baik yaitu menghindari adanya penggandaan akun.

Setelah berhasil register dan kita mau login untuk menggunakan fitur-fiturnya, kita hanya perlu menginput password. Kita nggak perlu nulis username/ID karena nama lengkap kita sebagai pengguna sudah terdeteksi dan diingat secara paten oleh aplikasi ini.

TAMPILAN MUAMALAT DIN

Muamalat Din ini masih berwarna ungu, sama dengan pendahulunya. Tentu saja wajar, mengingat warna brand Bank Muamalat masih belum berubah: warna ungu. Ketika pertama kali klik, akan muncul huruf "d" yang merupakan simbol Muamalat Din dengan liukan yang enak dipandang mata.

Di halaman depan, kita bisa mengakses beberapa fitur tanpa harus login/masuk. Waktu sholat dan kiblat bisa dilihat di "Konten Islami".

halaman depan muamalat din

Setelah berhasil login/masuk, kita akan langsung masuk ke halaman yang menampilkan SELURUH SALDO TABUNGAN di rekening kita. Kita juga bisa melihat saldo Giro, Deposito atau sukuk, jika kita punya.

muamalat din terblokir

Meskipun tampilan saldo tabungan tersebut selalu bikin saya malu sendiri, tampilan di halaman ini sangat simpel dan gak "berisik".

FITUR Baru Muamalat DIN

Di Muamalat DIN akhirnya kita bisa top up GOPAY dan OVO!
Minimal top up di dua ewallet itu adalah 20rb rupiah. Tentu saja ada biaya admin saat top up GOPAY dan OVO yaitu 2ribu untuk GOPAY dan 1rb untuk OVO.

Di Muamalat DIN kita juga bisa membayar tiket pesawat, donasi (Zakat, Infak, Shadaqah, dan Wakaf), dan ada Virtual Account. Sejauh ini saya sudah menggunakan fitur Virtual Account yaitu ketika saya akan membayar tagihan di e-Commerce Tokop*edia. Praktis dan gratis! haha.

cara top up ovo di muamalat din

Selain itu kita juga bisa membuka tabungan secara online melalui aplikasi Muamalat DIN ini. Hanya saja, saat kita klik fitur Buka Rekening, kita akan diarahkan ke halaman website. Jadi fitur "Buka Rekening" di aplikasi itu kayak cuman sebagai pemancing aja, hehe. Kalau udah berhasil, nanti buku tabungan dan ATMnya diantar ke alamat kita. Gampang kan? :D

Bagaimana kalau kita harus ganti Handphone? Bagaimana akun Muamalat DIN kita? Apakah kita bisa langsung log in di hp baru kita?


Jawabannya: TIDAK.

Saya mengalami kejadian ini ketika handphone tersayang harus mati karena tidak bisa dicharge sama sekali. Saya sudah mencoba berbagai macam charger, tapi handphone saya mogok total. Akhirnya saya harus meminjam handphone suami saya dan saat itu saya tersadar kalau saya membutuhkan Muamalat DIN. Kenapa? karena saya harus mengecek donasi dari teman-teman yang sudah terkumpul di rekening tersebut lalu mentransfer ke penerimanya.

Saya saat itu mencoba mengintall aplikasi Muamalat DIN kembali di handphone yang "baru" itu. Saat saya di tahap akhir mendaftar, ada notifikasi bahwa USER ID saya telah terhubung di perangkat lain (Hape saya yang mati itu) sehingga saya harus melepas user ID di hape lama dan melanjutkan proses registrasi.

Long Story Short, saya menghubungi SalaMuamalat a.k.a call center Muamalat. Alhamdulillah SalaMuamalat ini aktif 24/7 sehingga saat saya menelpon di hari minggu pagi, saya dilayani dengan baik oleh "mbaknya". Saat itu saya harus melewati prosedur pengecekan identitas yaitu menyebutkan nama lengkap, tanggal lahir, alamat tempat tinggal saat kita membuka tabungan (saya tulis lengkap just in case ada yang udah pindah rumah kayak saya), dan nama ibu kandung. Dengan total durasi telepon nggak sampai 5 menit, saya sudah bisa melanjutkan registrasi di hape baru.

Jika someday saya beli handphone baru, saya harus melewati proses yang sama: menelpon call center dan meminta agar muamalat menutup akun di hape saya yang lama. Prosedur ini dilakukan untuk mencegah penggandaan akun di beberapa gadget.

Bagaimana kalau Akun Muamalat DIN Kita Terblokir?

Hal ini bisa saja terjadi, misalnya karena kita lupa password saat login dan salah input sebanyak tiga kali. Nah saat hal ini terjadi, kita harus menghubungi call center Muamalat 1500016 atau mendatangi kantor muamalat terdekat.

Begitu aja penjelasan saya mengenai Muamalat DIN. Semoga ada manfaatnya buat para netizen +62. Terima kasih.
susie ncuss
a Devoted Wife who is addicted to Traveling, Halal Food, and Good Movies.
Contact
Email: emailnyancuss@gmail.com
Click http://bit.ly/travelndate to chat me via whatsapp

Related Posts

31 komentar

  1. Wah, mantap ini Muamalat DIN, makasih banyak informasi pentingnya ini ya, Mbak.

    BalasHapus
  2. thanks for share mbak, saya jadi ada ilmu baru :) karena sebelumnya ga pernah dengar tentang muamalat din ini hehehee

    BalasHapus
  3. Aku baru tahu nih aplikasi Muamalat DIN, ternyata kalo ganti henpon mesti laporan ulang dan ganti user, lumayan juga mesti report, tapi demi keamanan ya Ncuus..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, rada ribet ya...
      tapi ya gakpapa lah, yang penting secure, hehe

      Hapus
  4. Asik jadi tahu nih mba ada muamalat ini mba. Senangnya kalau emua bisa dilakukan menggunakan aplikasi ya mba

    BalasHapus
  5. Alhamdulillah, sudah bergabung menjadi salah satu nasabah muamalat. Customer carenya sangat aktif.. Apalagi dl sebelum saya mengaktifkan muamalat Din ink

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju, saya juga suka sama service dari customer carenya <3

      Hapus
  6. Saya seneng tuh kalau bisa buka tabungan secara online. Soalnya suka malas antre di bank

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kah, mbak?
      saya malah belum pernah.

      Hapus
  7. Jadi Muamalat DIN ini pengganti Muamalat Mobile Banking ya mbak..baru tahu ini. Tapi memang sebaiknya memilih bank Muamalat untuk menyimpan tabungan kita ya...selain aman juga terhindar dari riba..bahkan di Muamalat DIN fiturnya lengkap tidak kalah dg aplikasi lain. Bahkan saat harus ganti HP juga gak bakal hilang aplikasi yang sudah terinstall. Kereeen..patut dicoba ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya memilih Bank Muamalat salah satunya karena alasan tersebut: aman dari riba. hehe

      Hapus
  8. Bermanfaat banget buatku karena aku juga pengguna Muamalat. Beberapa waktu lalu ada CS Muamalat yang WA, mau membantu registrasi Muamalat DIN. Agak ragu aku tuh, takutnya nanti akunku bisa diakses dia. Aku coba sendiri dulu ah. Makasih infonya Mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulillah.
      selamat mencoba ya mbak...

      Hapus
  9. MashaAllah.. bank muamalat aku dulu punya mbak tapi sekarang sudah ditutup huhu.. sekarang sudah ada mobile bankingnya yaa.. wah semakin inovatif ini muamalat, memang ya jaman serba digital gini harus mengikuti perkembangan jaman, new normal semua bisa dilakukan secara digital

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, mbak.
      alhamdulillah Bank Muamalat nggak ketinggalan buat terus update teknologi.

      Hapus
  10. Aku happy banget kalau ada apps mobile banking yang praktis dan tampilannya enak diliat ((anaknya visual banget, hihii))
    Sebagai pengguna Muamalat, turut bangga.

    BalasHapus
  11. baru tau bank muamalat sudah launch mobile banking, baguslaah terus beronovasi agar pelanggan lama makin lengket dan pelanggan baru terus berdatangan

    BalasHapus
  12. wah sekarang Muamalat sudah punya mobile bankingnya ya, bikin praktis nasabahnya nih. Aku pernah buk arekening di sini sih waktu awal-awal anakku masuk SD buat bayar SPP

    BalasHapus
  13. Saya juga suka dengan fitur perbankan yang memudahkan mbak, apalagi bisa dengan mudah Top Up Gopay dan OVO dari Muamalat ini. Semoga bermanfaat untuk digunakan masyarakat ya mbak.

    BalasHapus
  14. Wah enak teh ga perlu ke bank ya cuman telepon call center aja udah bisa regis di hp.baru mantap deh

    BalasHapus
  15. Rata-rata jaman sekarang udah pada pake mobile banking gini ya untuk kepraktisan. Tapi rada sulit juga ya misal app Muamalat DIN ini mau kita jalankan di device lain, ga bisa input secara manual ya kode OTPnya.

    BalasHapus
  16. aku padahal dah ditelepon mbak cs nih tpai kok lupa lupa mulu buat pindah

    BalasHapus
  17. Wah ternyata ada ya aolikasi Muamalat DIN aku baru tau nih. Dengan adanya aplikasi ini nasabah jadi lebih mudah transaksi ya.

    BalasHapus
  18. This is one great program which can benefit all of us. We have better and better banking system nowadays

    BalasHapus
  19. Assalamualaikum, kalau aplikasinya terhapus, cara ngaktifinnya lagi gimana ya? Apakah sama seperti ganti hp?

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa'alaykumussalam wr wb
      kalau aplikasi terhapus (karena di-uninstall) maka aktifin biasa aja di hape, tanpa perlu telpon ke CSnya.
      tapi kalau ke-reset, maka nampaknya harus ke CSnya.

      Hapus
  20. mba, saat kita telpon call center ny, itu kan kita d kasi pilihan, di suruh pencet 1 utk layanan prioritas lah, atw ap la. klo kita mw daftar akun di hp yg baru kita pilih layanan yg mana ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. minta ngobrol langsung sama customer servicenya, mbak.
      Kalau nggak salah tekan "0"

      Hapus

Posting Komentar

Follow by Email