Membuka Mata Di The Bridestory Market, ICE BSD

by - 8:34 AM

Sebagai pegiat Wedding Photography, saya dan suami memutuskan untuk mengunjungi The Bridestory Market di ICE BSD beberapa minggu lalu. Dari Bandung kami tidak langsung menuju lokasi karena bakalan capek banget. Kami saat itu menyusun rencana untuk menginap di rumah adik ipar di Cibitung-Bekasi pada hari Jumat malam Sabtu. Hari Sabtu paginya kami dan adik ipar berangkat ke venue, lalu hari minggu pulang ke Bandung.

The Bridestory Market adalah sebuah ekshibisi atau pameran vendor pernikahan dan dekorasi rumah yang diselenggarakan oleh The Bridestory tanggal 19-22 Juli 2018 di hall 1-3A, ICE BSD. The Bridestory ini adalah start up yang fokusnya menyediakan semua kebutuhan untuk menggelar pesta pernikahan, dari suvenir nikahan sampe dekorasi pelaminan. Saat ini The Bridestory juga menjadi official media partner bagi event2 pernikahan selebriti di Indonesia. Event terkini yang make jasa bridestory ini adalah Pernikahan Tasya Kamila dan Randi Bachtiar yang acaranya disiarkan secara LIVE di akun Instagram The Bridestory.

gerbang masuk
Pengunjung tidak diminta untuk membeli tiket apapun saat memasuki area The Bridestory Market. Sebagai gantinya, semua orang yang ingin datang dan menikmati pameran itu harus sudah menginstall aplikasi tersebut. Kami sendiri sudah menjadi salah satu vendor di The Bridestory sejak beberapa tahun lalu, tapi saya udah lama nggak install aplikasinya. Waktu itu saya dan adik ipar nongkrong dulu di pinggir pintu gerbang sambil nunggu henpon masing-masing selesai install aplikasi, haha. Kalau suami saya udah install aplikasinya dari kapan tau.

Para pengunjung pameran ini sudah dimanjakan dengan dekorasi yang bagus geeellaa dan super instagram-able bahkan sejak di gerbang masuk pameran. Setiap vendor yang terlibat dalam festival ini benar-benar mempersiapkan semua dekorasi dan amunisi untuk mempromosikan barang dan jasa yang dijual. 

stand favorit

post card dari axioo

Vendor yang tergabung dalam festival ini dimulai dari jasa foto dan videografi (yang jadi tujuan utama kami), dekorasi pelaminan, make up, gaun pengantin modern dan tradisional, katering, venue untuk nikahan (yang saya liat buka stand adalah salah satu hotel yang terkemuka di Jakarta dan Bali), jasa pembuatan undangan, souvenir nikahan, furniture rumah, travel agent, dan lain-lain.

Setelah mengelilingi Hall 1-3 A itu, ada beberapa vendor yang mindblowing banget. Maksudnya adalah.. vendor ini nggak ada di pikiran saya untuk djadikan salah satu pos untuk ngabisin duit saat nikah... at all.

1. Jasa waxing
Buat sobat misqueen kayak saya, jasa waxing ini nggak ada di list persiapan pernikahan sama sekali. Tapi maklum aja lah, The Bridestory Market ini kan target pasarnya kalangan kayah rayah atau golongan menengah ngehe yang haus akan pengakuan dengan menggunakan vendor pernikahan yang sama dengan public figure idolanya *udah julid belum? haha

2. Klinik Perawatan Gigi (pake dokter gigi tentunya). Paket perawatan ini termasuk pemutihan gigi, dan layanan lainnya. Ada sebagian teman saya yang make jasa ini, tapi sebatas scalling aja, hehe

3. Vendor yang jualan gaun yang dipake para bride-to-be saat di make up oleh MUA. Tujuannya tentu saja biar kece badai saat difoto oleh fotografer kondang dengan taris puluhan juta rupiah. Gaun ini harganya gak mungkin 200-500rb ya saudara-saudara...

baju yang dipake sama Tasya ini lho yang saya maksud. Foto: Diera Bachir
4. Soundsystem yang bisa custom dengan nama bride and groomnya. 
Kalian kebayang gak? Jadi gini, sound system yang jamak ada di sekeliling kita adalah yang berwarna hitam garang dan diletakkan di sudut-sudut (yang kalau bisa) tersembunyi agar tidak mengganggu komposisi dekorasi pernikahan. Nah, si vendor ini menawarkan jasa yang out of the box, yaitu sound system yang disewakan berwarna putih dari ujung ke ujung daaaann.... kepala soundsystem yang gede, berwarna hitam dan tidak instagram-able itu diganti dengan warna putih dan ditulis nama bride and groomnya. Jenis font yang digunakan bukan Times New Roman ya, tapi font yang dipake buat bikin quotes atau font ala-ala teman-teman pegiat handlettering.
Contoh selebriti yang sudah menggunakan jasa mereka adalah Raisa dan Hamish (dipamerin sama mereka di standnya, hehe).

ini lho penampakan soundsystem yang saya maksud. photo credit: APH Soundlab

5. Souvenir Pernikahan berupa produk pecah belah dengan harga minimal RP 20.000/pcs. Contohnya mug dengan ukiran indah (bukan sablon warna-warni yang kurang artsy seperti kebanyakan dari rakyat jelata), piring warna-warni, dan entah apa lagi. Saya puyeng duluan ngeliat semua produk itu yang nampak berkilauan dengan banyaknya pantulan cahaya dari lampu di stand. Kalau kalangan kita (kita???), souvenir nikahan biasanya gunting kuku, kipas, gelas bening bersablon, kalender, kaktus, kalau yang sholih-sholihah ngasih souvenir alma'tsurat, hehehe.

stand minimalis ala monopicturia

Menghadiri The Bridestory Market membuat pikiran saya lebih terbuka mengenai event bernama Pernikahan. Di tengah maraknya kampanye nikah hemat alias yang penting sah dan bahagia pasca pernikahan, masih banyaaakkk orang yang menjadikan pernikahan sebagai ajang ngabisin duit tabungan dan mungkin sebagai alat eksis di dunia nyata dan media sosial. Kalau memang punya modal banyak untuk nikah heboh di gedung mevvah atau di pantai nan sepi di Lombok Timur sih oke-oke aja ya. Saya cuman kasian sama orang-orang yang kondisi ekonominya pas-pasan tapi maksain demi nampak wah dan bahagia di satu hari, lalu menanggung utang dan malu di kemudian hari. 

fofotoan di depan salah satu stand
The Bridestory Market ini membuat pameran vendor pernikahan di Bandung yang pernah saya datangi (saya ulangi: "yang pernah saya datangi") seperti pasar malam di daerah. Di ICE BSD itu saya bisa melihat jelas kemana "hilang"nya duit raturan juta hingga milyaran dalam 1 hari pernikahan. Bagi yang belum nikah, tolong kuatkan iman atau lebih baik unfollow akun-akun instagram yang tiap hari posting pernikahan selebgram atau anak pengusaha kaya raya di Indonesia, haha.

salah satu lorong stand yang penuh dengan lampu

cuman jualan popcorn
stand-nya axioo
stand makanan
Begitu aja sharing pengalaman saya beberapa minggu lalu. Mohon maap kalau ada khilaf atau terkesan iri dengki atau julid.

Buat teman-teman yang udah nikah, ada nggak yang pernah menggunakan jasa vendor dari sekian list vendor yang mindblowing versi saya? Jelaskan padakuuhh apa alasannya =D
Buat yang belum nikah dan mungkin berencana untuk menikah dalam waktu dekat, kepikiran nggak sih buat make jasa vendor di list mindblowing vendor itu? Cerita dong alasannya XD

You May Also Like

16 comments

  1. seru yah, saya jadi kepikiran pengen fokus lagi sama wedding make up nih

    ReplyDelete
  2. Wuiihhh...kayaknya datang ke the bridesmarket bisa ambah inspirasi bikin jasa vendor out the box acara pernikahan ya, hihihi horang kayah mah gitu da ga yang buang uang buat acara nikahan, bilangnya khan untuk sekali seumur hidup, aamiin

    ReplyDelete
  3. Ih seru banget teh, sepassion sama suami. Semoga solid n kompak selalu..

    ReplyDelete
  4. Wuih, seru deh bisa lihat2 yang gini. Kalo dulu, jadi menghayal pernikahan sendiri. Kalo sekarang, jadi bayangin nikahan anak. :D

    ReplyDelete
  5. Emang mindblowing ya. Apalagi yg sound system hihihi

    ReplyDelete
  6. Jelas aku enggak akan pake jasa vendor yang di atas udah teteh jelaskan:D *cukup tau aja :D maklum, aku mah apa atuh dari kalangan rakyat jelatah, kaum missqueen muehehe. Kalaupun punya uang tabungan ratusan jutah apalagi sampai milyaran *aku ngimpi xixixi. Ku bakal pake untuk hal yang lain :D

    Tapi itu soundsystemnya jadi gemes sih. Fotoable :D

    ReplyDelete
  7. Wah,paket yang komplit. Bisa jadi referensi untuk yang punya rencana untuk menikah.

    ReplyDelete
  8. Duh garemes gitu. aku jadi makin semangat pengen punya wedding service :)

    ReplyDelete
  9. Deuh paketnya komplit banget ya..asyik seseruan jalan2 bareng berdua terus nih hehe..

    ReplyDelete
  10. Wah ada jasa perawatan gigi juga ya

    ReplyDelete
  11. Hmm.. jadi kepikiran nikah liat beginian hahaha, tapi da nggak bakalan pake ginian aku mah teh kecuali calonnya kaya raya kek lakiknya Tasya :))

    ReplyDelete
  12. Wahwahwah jadi nostalgia saat nikah dulu. Btw teh kusuka bahasanya ngereview tapi ngingetin juga.. Kayak aku yang orangnya mupengan tapi apa daya dompet kelas menengah ke bawah jadi introspeksi dan ngga maksain diri buat bikin acara alaala princess :D

    ReplyDelete
  13. Wih, megah amat yaa... Liat beginian buat cuci mata aja, sayang uangnya mending ditabung buat masa depan setelah nikah, heu...

    ReplyDelete
  14. Kemaren sempat intip2 Bridestory, tapi kayaknya aku kembali ke realita aja deh teh - harganya bikin mata perih #misqueenn.....Jadinya back to basic, hemat yg penting sah, hahahahahahhaa......

    ReplyDelete
  15. Waaah... Bridestory ini emang kece banget! Suka liat-liat hasil foto mereka :)

    ReplyDelete

InsyaAllah saya selalu berkunjung ke blog para pengunjung yang sudah meninggalkan komentar di blog saya. Tapi tolong jangan sebar link hidup di komentar ya karena auto click spam ^^

Follow me on Instagram: @susiencuss_