Liburan Di Georgetown Dengan Bus Shuttle Gratis

Posting Komentar

Liburan di Georgetown, Penang, selalu menyenangkan kecuali gimana strugglingnya untuk menghilangkan bau badan waktu tubuh kita kepanasan karena terpanggang matahari. Buat yang belum pernah ke Penang, di sana panas banget karena Penang dekat dengan laut. Kalau dibandingin dengan Jakarta, rasanya mirip-mirip lah waktu kita jalan-jalan ke Pelabuhan Sunda Kelapa. Orang Indonesia pasti tau lah kayak gimana "rasa" panasnya. Kepanasan, keringat mengucur, muka berminyak, dan lembab. Eww... haha.

Ada banyak objek wisata yang bisa dinikmati di Georgetown yang merupakan ibukota dari Penang, Malaysia. Kalau pandemi covid-19 ini sudah berlalu, saya ingin sekali berkunjung ke sana lagi. Everybody needs a sweet short escape.

Menghilangkan bau badan

St. George's Church

Gereja St. George adalah gereja Anglikan di abad ke-19 yang didirikan di tahun 1818. Gereja ini diresmikan menjadi salah satu dari 50 Harta Warisan Negara oleh Kerajaan Malaysia pada tanggal 6 Juli 2007.


Waktu saya di Penang, hotel yang saya booking cukup dekat dengan gereja ini sehingga saya sudah sampai di sekitar gereja ini hanya dengan berjalan kaki beberapa menit.

St. George's Church Penang
Arsitektur gereja ini tampak sangat bagus dari luar. Ditambah dengan rindangnya pepohonan dan luasnya halaman rumput di sekitar gereja membuatnya nampak indah dilihat.

Penang War Memorial (Cenotaph)

Monumen ini dibangun tahun 1948 untuk mengenang tentara yang gugur dalam Perang Penang di World War II. Ternyata, desain Cenotaph di Penang ini sangat mirip dengan Cenotaph yang terletak di Whitehall, London, Inggris.

Untuk para penikmat sejarah, Cenotaph adalah hal yang sangat menarik karena menjadi pengingat bagaimana perang dunia ke 2 memakan banyak korban.

Fort Cornwallis

Cornwallis adalah benteng terbesar di Malaysia yang dibangun tahun 1786. Benteng ini dulunya berbentuk bintang yang digunakan sebagai pertahanan melawan bajak laut dan juga pasukan Prancis saat Perang Napoleon. Sekarang, Benteng Cornwallis ini hanya tersisa 1 set tembok setinggi 10 kaki dengan taman yang tertutup di dalamnya.

Saya sendiri suka banget waktu melihat struktur benteng ini dari luar. Kalau mau masuk ke bagian taman, kita harus bayar tiket dulu ya.

Benteng ini buka setiap hari, dari pukul 09.00-18.30 WIB.

Queen Victoria Memorial Clock Tower

Menara jam berukuran 60 kaki ini adalah bukti hubungan Penang dengan Kerajaan Inggris.  Setiap kaki mewakili 1 tahun usia Ratu Victoria.

Menurut saya ini adalah menara jam yang paling unik yang pernah saya temui, dan yang paling megah. Mungkin pendapat saya akan berubah jika saya sudah melihat Menara Gadang di Sumatera Barat atau Big Ben di Inggris, LOL.
 

Berburu Street Art Di Setiap Sudut Georgetown

Ini adalah aktivitas favorit saya dan suami. Kami sangat excited saat menelusuri seluruh sudut kota dengan panduan peta. Kami senang berfoto di dekat street art dan mural di sana karena menjadi semacam rewards setelah berpetualang di jalanan kota yang panas.

Berdasarkan pengalaman saya, berkeliling Georgetown dengan berjalan kaki benar-benar membuat seluruh tubuh berkeringat deras. Nah, biar nggak bau badan saat aktif jalan-jalan seharian, usaha preventif nan mudah dan praktis yang bisa digunakan adalah menggunakan deodoran yang mengandung antiperspirant.

Deodoran dengan antiperspirant efektif melawan keringat berlebih penyebab bau badan. Nah, untuk para perempuan aktif dan gak bisa diam, Rexona Passion Roll On bisa menjadi pilihan. Deodoran ini dapat menjaga tubuh tetap segar dan wangi selama 48 jam. Yey!

Liburan Di Georgetown Penang Dengan Bus Shuttle Gratis

Tapi ada cara lain juga nih agar tetap bisa jalan-jalan keliling Georgetown tanpa kecapean yaitu kita bisa menggunakan bus shuttle gratis yang disediakan di sana. Enak banget kan, kita tinggal duduk dan bisa berpindah ke satu spot wisata ke spot wisata yang lain. Keringat di tubuh kita jadi sangat minimal dan tentu saja nggak begitu capek dibandingkan jalan kaki.

Kekurangannya adalah kita harus mengikuti jadwal bus alias nggak bisa suka-suka naik busnya. Kita juga harus menunggu bus di shuttle yang sudah disediakan. 

Buat saya yang sudah keliling dengan jalan kaki dan shuttle bus, saya tetep memilih jalan kaki sebagai metode traveling terbaik di Georgetown meski menggunakan bus shuttle menawarkan "kemewahan". Tidak perlu takut dengan keringat dan bau badan jika sudah menggunakan deodoran dengan antiperspirant terbaik.

.Susie Ncuss.

susie ncuss
a Devoted Wife who is addicted to Traveling, Halal Food, and Good Movies.
Contact
Email: emailnyancuss@gmail.com
Click http://bit.ly/travelndate to chat me via whatsapp

Related Posts

Posting Komentar

Follow by Email