Kupas Tuntas Kereta Api Bandara Dan Pengalaman Menggunakan Kereta Dari Soekarno Hatta Menuju Bandung

by - 9:30 AM

Ada dua kereta di Bandara Soekarno Hatta, yaitu kalayang atau kereta layang atau skytrain dan kereta bandara yang stasiun akhirnya sampai ke Bekasi.

Skytrain Bandara Soekarno Hatta
Skytrain
atau Kalayang atau Kereta Layang diresmikan pada bulan September 2017. Di tahap awal, skytrain hanya melayani dari terminal 2 dan terminal 3 saja. Sekarang skytrain bandara soekarno hatta melayani terminal 1,2,3 dan stasiun kereta bandara (railink). Skytrain ini sepanjang 3,05 kilometer melayani tiga terminal di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. 


Kami waktu itu mendarat di Terminal 2 dari Kuala Lumpur Internasional Airport 2 dengan jiwa bahagia karena sudah berhasil menghabiskan uang untuk pengalaman dan bukan membeli barang (saya nggak beli souvenir berupa barang ketika pulang). Saya dan suami berpisah dengan F dan S karena mereka mau naik bus Primajasa menuju Bandung, sedangkan kami sudah sejak awal menyampaikan ke rombongan bahwa kami akan mencoba kereta bandara lalu nyambung naik kereta lagi dari Gambir menuju Bandung.

Baca dulu pengalaman Share Cost Trip Kami di sini ya:
Mural Kiehl's dan makanan halal di Penang
Batu caves warna-warni yang kontroversial
Makanan Halal Di Jalan Alor



Kami berjalan menuju stasiun skytrain sekeluar kami dari terminal kedatangan dengan bertanya ke salah satu security mengenai lokasi stasiun skytrain terlebih dahulu. Ternyata kami hanya butuh jalan kaki sebentar saja menuju bangunan yg nampak masih baru itu.


sudah di dalam bangunan stasiun kereta railink

Begitu masuk ke stasiun skytrain, kami naik ke lantai dua dengan eskalator. Di sana kami bergabung dengan penumpang lain yg ingin berpindah terminal atau menuju ke stasiun kereta bandara menuju pusat kota Jakarta. Kami nunggu kereta datang sekitar 5 menit. Alhamdulillah calon penumpang cukup tertib ketika memasuki gerbong skytrain. Hehe.

nungguin kereta
Oya, skytrain yg membawa kami ke terminal 1, lokasi stasiun kereta bandara, jalannya lambat kayak siput. Beda banget sama skytrain di Bandara Changi, Singapura. Tapi Alhamdulillah, saya sudah cukup bersyukur dan bangga dengan kemajuan transportasi di salah satu bandara yang mewakili wajah Indonesia ini.

Kami sampai di terminal 1 Bandara Soekarno Hatta. Setelah keluar dari skytrain, kami turun ke lantai bawah menggunakan eskalator untuk membeli tiket kereta bandara menuju stasiun BNI Sudirman City.



udah sampai di stasiun kereta bandara

Kereta Bandara Atau Railink
Stasiun yang luasnya lebih dari 8000 meter persegi ini dibangun sejak Juni 2015 dan mulai melayani penumpang sejak 27 Desember 2017 tapi baru diresmikan pada 2 Januari 2018. Stasiun KA Bandara Soekarno-Hatta memiliki kapasitas peron 2.000 penumpang dan kapasitas bangunan 1.500 penumpang. Dari Stasiun Kereta Bandara Soekarno Hatta ini kita bisa menuju Stasiun KA Bandara BNI CITY atau Stasiun KA Bandara Bekasi (lokasinya sama dengan stasiun KRL Bekasi)

Cara Membeli Dan Harga Tiket Kereta

Di dekat Information Center ada dua mesin penjualan tiket otomatis yang dikawinkan dengan EDC. Di depan mesin EDC ini ada pembatas dari tali agar antrian orang yang mau beli tiket kereta bisa lebih rapi. Saat itu nggak antrian sama sekali, cuma ada satu orang laki-laki yang nampak sudah hampir selesai dengan proses pembeliannya. Suami saya langsung ke mesin bagian kanan dan mengklik sesuai dengan panduan. Kalau saya liat sih ya mesin itu mirip dengan mesin ATM sehingga semua orang yang familiar dengan mesin ATM bisa dengan mudah menggunakannya.



Harga tiket kereta dari Bandara Soekarno hatta ke BNI Sudirman City adalah Rp70.000/orang. Setelah selesai proses milih jadwal dan harga tiket, bayar tiketnya menggunakan cash dan kartu debit atau kredit. Tenang, EDC yang sudah dikawinkan dengan mesin pembelian tiket kereta ini bisa menerima ATM dari bank manapun. Waktu itu kami nggak punya uang cash, jadi kami membayar 2 tiket kereta bandara menuju stasiun BNI Sudirman City menggunakan kartu debit CIMB Niaga Syariah. 

beli tiket kereta tinggal pencet-pencet aja, sister...

mesin EDC yang nempel sama mesin penjualan tiket


Setelah menerima tiket, ada waktu sekitar 15 menit sebelum kereta kami datang. Karena itulah kami nunggu di lounge atau ruang tunggu yang terletak di seberang mesin pembelian tiket kereta. Lounge tersebut diisi dengan meja dan kursi yang cukup modern, kursinya ada yang berupa sofa berwarna hijau, ada juga kursi yang dibuat dari bambu dan dialasi dengan bantal warna-warni. 





tiket kereta dan bon di bagian bawah

mesin informasi dan jadwal kereta
Kami menunggu sekitar sepuluh menit sebelum petugas bandara menyampaikan ke kami bahwa kereta sudah ada. Barcode yang ada di tiket digunakan untuk membuka pintu masuk menuju peron stasiun dan juga saat kita nanti keluar dari stasiun tujuan. 


gerbang masuk ke kereta belum dibuka
Desain Interior Kereta Bandara
Well, di bagian dalam kereta isinya standar sih yaitu kursi dengan formasi dua-dua dengan lorong di tengah yang cukup untuk koprol belakang, hehe. Yang bikin istimewa adalah ada chargeran yang tidak membutuhkan colokan, cukup masukkan kabel data handphone. Charger stationnya juga ada di tengah-tengah kursi sehingga kalau kita duduk di kursi bagian lorong, kabel handphone kita nggak bakal ganggu/bikin nggak nyaman temen sebelah.


bersih dan masih kinclong

papan informasi mengenai stasiun yang dilewati

Di kereta bandara ini ada toilet yang sangat bersih dan ada musholla kecilnya yang juga bersih. Wah, saya jadi ingat sama kereta dari Penang menuju Kuala Lumpur yang membuat perjalanan 4 jam waktu itu terasa menyenangkan. Kereta bandara ini juga sama, membuat perjalanan 40 menit menuju stasiun KA Bandara BNI City menyenangkan :D.

Kami sampai di stasiun BNI City, lalu naik eskalator menuju lantai atas. Kami lalu pesan Grab Car untuk menuju Stasiun Gambir dan menunggunya di depan Starbucks. Perjalanan menuju Stasiun Gambir tidak lebih dari 15 menit karena jalan di daerah Bundaran HI nggak terlalu macet. 

di dekat starbuck masih ada pekerjaan renovasi

toilet yang bersih dan classy :D
Kami lalu menaiki Kereta Argo Parahyangan jam 6 lebih sekian menit menuju Bandung. Alhamdulillah, perjalanan liburan kami selesai sudah. Terima kasih telah menyimak ^^

Rincian Biaya dari Bandara Soekarno Hatta menuju Bandung
1. Kalayang: gratis
2. Kereta api bandara atau Railink: Rp70.000,-
3. Grab Car: Rp18.000,-
4. Argo Parahyangan Gambir Bandung: Rp150.000,-
Total: Rp238.000,-



Kesimpulan Dan Rekomendasi
Buat teman-teman traveler yang berasal dari Bandung dan tiket pulangnya ke Bandara Soekarno Hatta, maka sekarang ada beberapa opsi baru untuk sampai ke Bandung:
1. Travel
2. Bus Primajasa
3. Kereta

Jika teman-teman memiliki uang yang lebih dan tidak keberatan berpindah-pinsah moda transportasi, maka kereta bandara seperti yang sudah saya jelaskan di atas adalah pilihan yang cocok untuk Anda (ciyee.. Anda :D)

Jika teman-teman nggak mau pindah-pindah transportasi karena udah capek atau membawa anggota keluarga yang memerlukan perhatian khusus (balita atau lansia dan sebagainya) tapi pingin tetap nggak mau sama transportasi yang ramai, maka teman-teman bisa memilih travel bandara menuju Bandung. misalnya citit**ns, dkk.

Jika teman-teman pingin yang murah, maka teman-teman bisa memilih Bus Primajasa yang tersedia di bandara dengan keberangkatan setiap 30 menit dari jam 07.30 sampai 02.00

Tapi jangan lupa, tahun 2019 sampai 2021 ini masih ada pekerjaan kereta cepat yang berefek pada kemacetan di jalan tol semakin tidak bisa terprediksi. Karena itu, kalau saya pribadi kayaknya bakalan memilih rute kereta saja kalau nanti mendapatkan kesempatan bepergian di masa depan. Alasannya:
1. Jam sampai ke Bandung insyaAllah sudah pasti
2. Bisa menikmati moda transportasi baru dari PT KAI
3. Bisa istirahat dan buang air dengan nyaman di kereta atau stasiun :D
4. Bisa makan di restoran kereta, hehe


Demikian dari saya
Terima kasih.

You May Also Like

30 comments

  1. Wah pengen ngerasain juga nih naik KA Bandara.. Oya mba, apakah total rincian biayanya sdh benar? Hehe..

    ReplyDelete
  2. KA bandara ini sepiii bgt

    Saya pernah naik sekali dan hanya 1 gerbong yg terisi penumpang
    Mungkin tarifnya dirasa agak overprice yak

    ReplyDelete
  3. Enak banget sih tinggal di Jekardah ya, semua serba online dan makin modern, eh selain macetnya sih ahhahaha.

    Salut banget sama pemerintah zaman now yang rajin banget bekerja keras membangun kota jadi lebih modern, dengan memperbaiki transportasi umumnya :)

    ReplyDelete
  4. Jujur baru tahu kalau sky train sama kereta bandara itu beda.
    Aku baru minggu lalu cari2 harga tiket kereta bandara, lumayan juga buat rombongan ya 😆

    ReplyDelete
  5. Dengan adanya kereta menuju bandara sehingga tidak terjadi peristiwa terlambat ketinggalan pesawat.

    Asiknya lagi fasilitas mumpuni dan ada colokan case handhone

    ReplyDelete
  6. Bahagianya banget ya mba kalo fasilitas nyaman seperti ini semoga masyaratnya juga ikut andil dalam menjaga ya nggak sembrono dgn fadilitas umum

    ReplyDelete
  7. Aku belum pernah nih mba pakai kereta api bandara Soekarno Hatta. Hehhe. Padahal emang bagus banget dan nyaman katanya gunakan kereta api ini :)

    ReplyDelete
  8. Bagian dalam keretanya tampak nyaman. Berarti paling praktis dari soetta ke bandung ya naik kereta ini ya

    ReplyDelete
  9. Aku pernah sekali naik Railink ini , sangat nyaman dan tepat waktu sih tapi harga menurutku lumayan mehong hehe.

    ReplyDelete
  10. sama kak saya juga pasti memilih kereta meskipun ada yng lebih dan snagt murah, sebab jam smpainya sudah pasti, nyaman, dan nggak ada macet lagi kan kak.

    ReplyDelete
  11. Yeaaayy seru ya naik keretanya. Aku sekali doank itu naik kereta api bandara haha. Harganya miyin. Tapi aku ngarep banget moga2 ada juga nih kereta api bandara dari Bogor. AKu iri sama warga Bekasi yang bisa naik kereta langsung dr stasiun bekasi hehe

    ReplyDelete
  12. Oke juga yaaa mba mencoba rute dari Bandara Soekarno Hatta ke Bandung. Aku belum pernah cobain nih mba

    ReplyDelete
  13. Suka naik kereta api sebenarnya krn estimasi waktu lbh pasti to kalau dr Gambir ke bandara hrs ada biaya lagi ya.. jdnya seringnya naik travel atau Primajasa aja deh..hehe

    ReplyDelete
  14. Aku baru dari sudirman ke soetta aja nih mbak, itu aja sudah bikin aku kagum dan nyaman banget naik railink, pengen lagi nanti ke bandara naik railink lagi.. next mbak jalan jalan kemana lagi nih.. seneng liat postingannya tentang traveling

    ReplyDelete
  15. Aku malah belum pernah naik kereta api bandara, biasanya turun di terminal apa aja lgs naik damri atau taksi, pingin sih kalau waktunya tepat naik kereta bandara aapalagi bisa turun di Bekasi

    ReplyDelete
  16. Jadi kereta bandara tuh berhentinya tidak langsung di stasiun kereta biasa ya mba? Kayak yang dijelasin di atas, setelah berhenti di BNI City, masih harus nge-grab ke Gambir. Jadi belum langsung connect begitu turun bisa langsung pindah kereta biasa gitu ya?

    ReplyDelete
  17. Wah pas banget aku kemarin bingung info buat naik KA Bandara dari Bandung dan sebaliknya ternyata ke Stasiun Bekasi dulu ya teh..harganya mayan sih yah abis 230ribuan..nextlah bisa jadi pertimbangan hehehe

    ReplyDelete
  18. Aku pengen banget naik skytrain ini. Keren deh ngga usah ke negara tetangga buat nyobain naik skytrain. Kapan ya bisa ke bandara barunya Jakarta yang super keren ini.

    ReplyDelete
  19. Seru banget pengalamannya mbak e, untuk tarif yang diberikan juga cukup terjangkau ya. Naik kereta api bisa cepat dengan harga Rp70.000. Ntar kalau ke Bandung dari Sukarno Hatta mau cobain.

    ReplyDelete
  20. Ya ampun! Kereta api bandaradan tempat tunggunyabagus gitu ya. Kalau naik ini pasti nyaman banget daripada macet2 tan pakai angkuta lain

    ReplyDelete
  21. Ciee... Ujungnya bikin lapar nih. Mau dong ikut makan di restauran kereta. Hehehe...


    Terimakasih info jalan jalannya
    Plus harganya juga. Saya jadi punya gambaran nih.

    ReplyDelete
  22. Wah, jadi pengen nyobain deh kereta bandara. Iya ya, lumayan mahal. Tapinya gapapalah sekali nyobain mah. :)))

    ReplyDelete
  23. udah lama sebenrnya aku pengen naik kereta api bandara, tapi belum ada rencana pergi jauh naik pesawat hehe. abisnya keretanya bagus, exclusive gitu mba, bikin pengen cobain

    ReplyDelete
  24. Aku masih penasaran dengan kereta bandara, waktu ke Soetta dan turun dari pesawat MA Kuala lumpur, udah malam. Bingung naiknya dari mana, hahahaa

    ReplyDelete
  25. Blum pernah makan di restorasi.
    Karena dulu seingatku, gerbong restorasi sempat gak ada yaa..
    Sekarang ada lagi?

    Asik juga nongki di restorasi plus menikmati wifi yaa..

    ReplyDelete
  26. serius di kereta bandara ada mushola? aku sempat lihat toiletnya aja sih tapi kalau mushola ga nemu

    ReplyDelete
  27. Wih masih bersih juga kinclong ya, benar-benar terawat dan nampak mewah. Paling suka kalau toiletnya nyamn digunakan, karena perjalanan itu jadi bisa makin nyaman. Semoga kapan2 bisa nyobain kereta bandara ini.

    ReplyDelete
  28. Wah kalo kena macet ya bisa ketinggalan pesawat ya. Mending pake kereta api bandara aja deh biar cepet.

    ReplyDelete
  29. wahh saya belum pernah naik kereta bandara nih, semoga nanti punya kesempatan untuk naik kereta bandara ini, amiin

    ReplyDelete
  30. wahh bersih banget yaa, mulai dari toilet, ruang tunggu hingga dalam keretanya sendiri

    ReplyDelete

InsyaAllah saya selalu berkunjung ke blog para pengunjung yang sudah meninggalkan komentar di blog saya. Tapi tolong jangan sebar link hidup di komentar ya karena auto click spam ^^

Follow me on Instagram: @susiencuss_